| Gubernur Ganjar Pranowo menunjukkan lengan tangan yang terlilit perban di RSUP Kariadi Semarang.(dok. Humas Jateng) |
Ganjar, dalam unggahan video instagramnya, pertama kali mengucapkan kata terima kasih untuk komunitas dan kolega yang telah berdoa untuknya. Meski dikatakan belum sempat membuka pesan singkat yang sudah sekitar 2 ribu pesan.
"Terima kasih atas doanya. Ini saya sejak kemarin belum punya waktu untuk membaca, sudah ada 2 ribu pesan. maaf ya," ungkapnya di video tersebut.
Gubernur juga mengatakan bahwa ketika di RSUP dirinya baik-baik saja. Karena setelah jatuh kecelakaan, ia langsung ditangani oleh petugas medis dan direktur RSUP Kariadi. Dengan menunjukkan lengan kanan terlilit perban hingga terlihat sedikit bengkak.
"Saya langsung ditangani selama satu hari kemaren. Saat ini sudah tidak apa-apa. Cuma ditaleni (ikat) saja," tandas Gubernur berambut putih ini.
Sementara baru pulih dengan lilitan perban dilengan kanannya, Gubernur dalam video juga tampak senang di ajak direktur RSUP untuk keliling ke kamar-kamar dalam rangka penanganan antisipasi pasien virus covid omicron di RSUP Kariadi Semarang. Ia pun lantas bergegas mengikuti direktur RSUP."Ini setelah dirawat, saya ditemani bu direktur (Direktur RSUP), langsung di ajak kerja. melihat ruang persiapan untuk menangani pasien virus omicron, Sekali lagi terima kasih doanya. Jadi terharu saya, "katanya, diterima dengan tawa direktur dan para pejabat yang menemani.
Sebagai informasi, Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah pulih dari kecelakaan cedera ketika gowes dengan timnya. Kecelakaan itu karena ban sepeda Gubernur menyenggol ban sepeda tim gowes lain pada hari Minggu (6/2/2022) kemarin.
Pada saat itu, Ganjar segera dibawa oleh tim Gowes ke RSUP Kariadi Semarang. Perawatan tim medis dilakukan, hingga Minggu sore, Gubernur membutuhkan operasi di lengan tangan kanannya.•••
No comments:
Post a Comment
Kolom komentar untuk menanggapi hal-hal yang positif