"KLIK" KATA-KATA YANG BERWARNA DI AWALAN BERITA AGAR TERHUBUNG DENGAN TAUTAN BERITA ONLINE ■ "KLIK" BERANDA DIBAWAH JIKA INGIN BERITA PILIHAN LAIN ● DAN "KLIK" UNTUK PERBESAR GAMBAR DITAMPILAN MOBILE ☆☆☆☆

Sunday, February 6, 2022

Andreas BW Ingin Pacu Gulat Lebih Semarak di 2022

Andreas BW (tengah) didampingi pengurus PGSI kab/kota dalam kejuaraan POPDA se Jateng di 2018. (Dok. DPP PGSI)
SEMARANG - Perkembangan klub gulat dan kejuaraan di Provinsi Jawa Tengah menjadi fokus utama Andreas Budi Wirohardjo (ABW). Dua hal ini, menjadi fondasi yang kuat untuk meningkatkan pencapaian atlet terhadap kemenangan cabang di berbagai kompetisi termasuk PON XXI Aceh-Sumatera Utara nanti.

Ketika dikonfirmasi kabarku.net, Andreas juga menjelaskan bahwa itu akan meningkatkan kinerja organisasi jika terpilih sebagai ketua umum Pengprov Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah 2022-2026.

"Pengembangan gulat di Jawa Tengah sekarang menunjukkan hasil yang signifikan. Ini hanya karena pandemi Covid-19 saja, menjadi penghalang bagi semua pihak dalam mengadakan kejuaraan," kata Andreas di Semarang, Minggu (6/2/2022) sore.

Namun, pembinaan semakin bersemangat. Justru kondisi ini merupakan tantangan untuk mengadakan kejuaraan. Dengan protokol ketat pada tahun 2022.

Andreas, juga termotivasi untuk memerintah lagi sebagai ketua umum Pengprov PGSI Jawa Tengah, karena banyak hal yang masih dan perlu dicapai seperti pembentukan klub gulat hingga manajemen kabupaten atau kota. 

Itu menjadi agenda utama Andreas, karena terkait erat dengan peningkatan prestasi dan regenerasi pegulat di masa depan.

Andreas Budi Wirohardjo bersama Juara POPNAS
Gulat tahun 2019.

Simbiosis Mutualisme

''Klub adalah fondasi utama pelatihan atlet. Karena, kelahiran seorang atlet / pemain berasal dari klub. Pelajari basis gulat dari pelatih di klub. Kemudian, mereka ditampung dalam pengelolaan Kabupaten / Kota  Rantai ini adalah simbiosis mutualisme dari bawah ke atas, "jelasnya kepada kabarku.net

Dia merasa masih banyak pekerjaan rumah (PR) untuk diselesaikan sehingga dia ingin lari lagi sebagai ketua. Selain itu, di PGSI AD / ART tidak mengatur batasan untuk menjadi ketua umum PGSI. Sehingga seseorang dapat mengikuti lagi selama masih memenuhi persyaratan.

"Di sisi lain, saya senang karena tokoh-tokoh lain yang ingin berlari menjadi ketua. Ini membuktikan, dinamika organisasi PGSI Jawa Tengah berjalan dengan baik," katanya.

Selain Andreas Budi Wirohardjo (ABW), ada tiga nama yang terdaftar sebagai kandidat untuk kursi publik yaitu, Sholeh (Karanganyar), Sujarwo (Demak), dan Sri Prihatini (Jepara). Saat ini, file pendaftaran ketiga sedang diverifikasi oleh tim komite.•••

No comments:

Post a Comment

Kolom komentar untuk menanggapi hal-hal yang positif

INSPIRATIF

Jelang Hari Jadi, Wali Kota Semarang Lebih Optimalkan Indeks Pembangunan Manusia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat Apel, Rabu (2/3/2022) pagi. (Dok. Kominfo Kota Semarang/kabarku.net) Ditengah pendemi awal maret 20...

TERPOPULER