| Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat Apel, Rabu (2/3/2022) pagi. (Dok. Kominfo Kota Semarang/kabarku.net) |
Ditengah pendemi awal maret 2022, Pemerintah Kota Semarang berhasil mencatat hasil yang signifikan. Dengan berbagai capaian kinerja yang positif, Kota Semarang dinilai mampu menghadapi pandemi dengan rasa syukur
yang luar biasa.
HAL ITU dikatakan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat mengadakan Apel, pada Rabu (2/3/2022) pagi, di halaman Balai Kota. Yang juga bagian rangkaian kegiatan HUT Kota Semarang ke 475.
Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu juga menyebut, meski capaian positif namun pandemi belum usai. Ia meminta jajarannya melakukan upaya extraordinary dalam kaitan pembangunan manusia di wilayah masing-masing.
Selain itu, di hari jadi Kota Semarang ini jajarannya juga diminta mengisi berbagai inovasi program. Dengan sasaran langsung, yang dapat berdampak pada kehidupan warga masyarakat Kota Semarang.
“Allah beri cobaan pandemi Covid-19, karena Allah beri kenyakinan kepada manusia bahwa mampu menghadapi cobaan itu. Ujian saat ini merupakan wawasan bagi kita manusia. Untuk memaksa kita belajar perangi virus Covid19 ini,”kata hendi.
Untuk itu, Hendi menekankan ada beberapa tugas (PR) yang harus dikejar. Dari unsur indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang digunakan sebagai tolok ukur saat ini. Disebutkan tiga point masuk dalam prioritas itu, diantaranya ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
"Dari capaian positif dari IPM Kota Semarang, saat ini telah naik dari 83,05 di tahun 2020 menjadi 83,55 di tahun 2021," pungkas Hendi.
Menurutnya, ada juga dari segi komponen ekonomi dengan dorongan luar biasa, yakni dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,16% di 2021, yang sebelumnya -1,85% di 2020. Hendi berharap dorongan unsur pembangunan manusia di komponen kesehatan dan pendidikan bisa dilakukan.
"Ini satu upaya yang perlu disoroti. IPM stunting menjadi angka paling terdampak. Di 2019, angkanya ada 2,57%, lalu pada 2020 naik di angka 3,13%, dan saat ini sudah 3,10%, hanya turun 0,03%," tandas Wali Kota Hendi.
Di akhir kata sambutan dalam apel pagi, Hendi menekankan kepada jajaran di Hari Jadi Kota Semarang tahun ini, jangan terlihat seremonial. Namun perlu ada penyambutan berbagai program konkrit sentuh warga masyarakat.
"Misalnya untuk mengatasi stunting, di bulan Maret ini kita sudah mulai pembagian pemberian makanan tambahan dan susu untuk balita yang masuk kategori stunting." imbuhnya.••••
No comments:
Post a Comment
Kolom komentar untuk menanggapi hal-hal yang positif