"KLIK" KATA-KATA YANG BERWARNA DI AWALAN BERITA AGAR TERHUBUNG DENGAN TAUTAN BERITA ONLINE ■ "KLIK" BERANDA DIBAWAH JIKA INGIN BERITA PILIHAN LAIN ● DAN "KLIK" UNTUK PERBESAR GAMBAR DITAMPILAN MOBILE ☆☆☆☆

Wednesday, February 9, 2022

Kota Semarang Butuh Sinkronisasi Pendistribusian Data

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang menjelaskan sistem data siagacorona.semarangkota.go.id saat ini. (Dok. kabarku.net)


SEMARANGPenyajian data real time kasus Covid-19 di Kota Semarang perlu perubahan distribusi data. Saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang menyiapkan data real time melalui penggunaan aplikasi internal. Aplikasi itu menjadi bahan rujukan pelaporan data ke tingkat provinsi hingga pusat.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinkes Kota Semarang dr. Abdul Hakam dalam keterangannya, Selasa (8/2/2022) siang di laman semarangkota.go.id. Selama pandemi, lanjut Hakam, penggunaan aplikasi internal tersebut hanya untuk memudahkan menganalisis data. Tanpa harus mengandalkan aplikasi data sistem dari provinsi atau pusat.

Sayangnya, Hakam menilai sistem dari Siagacorona kota semarang sampai sekarang tidak dapat disinkronkan dengan Corononajateng dan NAR. Oleh karena itu, ada temuan sering terjadi perbedaan data seperti apa yang sering diperdebatkan di kalangan publik.

"Referensi kami saat ini dalam menganalisis data Covid-19 di Semarang adalah Siagacorona, data ini sudah realtime. Namun sayang belum sinkron saja. Itulah kenapa ada perbedaan data saat ini," jelas dr. Hakam.

Usulkan Keluhan
Hakam mengatakan pula, bahwa Dinas Kesehatan saat ini kesulitan menyinkronkan sistem data dari Siagacorona, CoronaJateng hingga NAR dari pusat. Sehingga ada celah data terlalu tinggi antara kota, provinsi ke pusat.

"Kami telah mengirim usulan keluhan ke provinsi, agar sistem kami dapat terhubung ke satu pintu. Karena nakes kota semarang harus mengunggah 3 aplikasi dari kota, provinsi dan pusat. Namun sampai sekarang masih belum ada titik temu yang cocok."ungkapnya.

Di situs web siagacorona, Hakam mengaku dinkes juga telah menayangkan data kasus Covid-19 per kecamatan kepada masyarakat melalui postingan di media sosial resmi @dkksemarang, yang diambil setiap hari pukul 16.00 WIB. Harapannya pesan itu tersampaikan kepada seluruh warga kota semarang.

"Kami sudah berupaya maksimal. Hal ini kami dari dinkes lakukan, sebagai upaya memberi pendidikan dan informasi kepada publik terkait dengan informasi kasus Covid-19 di kota Semarang," tambahnya.

Sementara terpisah, tim kabarku.net kemudian memantau data siagacorona.semarangkota.go.id terlihat per tanggal 4 februari hingga 7 februari 2022. Sudah ada kenaikan 100% pasien terkonfirmasi dirawat yakni dari 154 pasien menjadi 308 pasien.•••

No comments:

Post a Comment

Kolom komentar untuk menanggapi hal-hal yang positif

INSPIRATIF

Jelang Hari Jadi, Wali Kota Semarang Lebih Optimalkan Indeks Pembangunan Manusia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat Apel, Rabu (2/3/2022) pagi. (Dok. Kominfo Kota Semarang/kabarku.net) Ditengah pendemi awal maret 20...

TERPOPULER