| Ketua Korps Alumni KNPI Jateng, DR. Hendrar Prihadi, SE,MM |
PESAN yang disampaikan Hendi, diantaranya meminta kepada seluruh jajaran pengurus karesindenan semarang untuk lebih peduli kepada generasi muda bangsa. Hal itu diharapkan agar penerus bangsa memiliki pemikiran nasionalis dan cinta NKRI.
Menurut Wali Kota Semarang ini, Pemuda saat ini telah banyak berpikir radikal. Hal itu menjadi catatan, di dalam survey yang sudah dilakukan kurun waktu lima tahun paham tersebut meningkat 100%. Dan tentu, Hendi juga berharap menjadi tugas Korps Alumni DPD KNPI Jateng.
"Kepada rekan-rekan Alumni karesindenan semarang, saya minta untuk bersama-sama merangkul para pemuda agar berpikir pancasilais dan lebih cinta NKRI," kata Hendi yang juga Ketua Korps Alumni KNPI Jateng, memberi tugas pada seluruh pengurus, dikutip dari semarangkota.go.id.
Hal itu diutarakan Hendi, karena kembali mengingatkan jumlah kenaikan signifikan paham radikal melalui survei tahun 2015-2020 sangat tinggi. Yakni pada tahun 2015 sekitar 15%, dan naik di tahun 2020 kisaran 30% lebih.
"Saya minta rekan - rekan juga melakukan langkah konkrit untuk menanggulangi kelompok muda terhindar idiologi yang berlawanan dengan Pancasila," jelas Hendi dalam pidatonya dihadapan pengurus yang dilantik.
Jajaran pengurus juga ditekankan agar mengingat akan tugas dari organisasi KNPI sejak dulu. Diantaranya merupakan gagasan semangat dalam mencetak generasi penerus atau kelompok muda yang pancasilais dan cinta NKRI.
“Kita bersama harus sepakat.Tugas saat ini tidak kumpul-kumpul, bukan hanya silaturahmi. Tetapi bagaimana Indonesia berjaya, NKRI harga mati dan Pancasila membumi di Republik Indonesia,” tandas Hendi.
PR dan Semangat
Selanjutnya, Hendi pun mengungkap hal tersebut sebagai tanggung jawab (PR) besar bagi pengurus. Ia juga meminta para tokoh agar turun gunung, tidak hanya santai dengan kelompok atau bahkan stakeholder lain.
Tidak hanya itu, ia juga berkehendak agar para tokoh dan pengurus segera memberi perhatian pada generasi penerus bangsa. Karena menurut hendi, Indonesia dinilai mungkin hanya menjadi sebuah cerita saja apabila hal itu tidak segera dilakukan.
"Ini PR besar buat rekan-rekan semua. dan tugas rekan-rekan untuk lebih perhatian merangkul kelompok muda. Agar tetap memiliki jiwa nasionalis. Dan Pancasila haruslah dimaknai sebagai pandangan hidup," jelasnya.
Hal itu ia sampaikan meski mengaku paham kondisi, pengurus korps alumni KNPI tidak lagi muda serta memiliki kesibukan. Akan tetapi Hendi tetap menekankan dengan memberi semangat, dan berkomitmen dukung generasi muda tetap NKRI.
“Rekan-rekan, ini adalah semangat. Dan semangat itu yang harus kita lakukan kemudian hari. Sekaligus wujud dalam kontribusi kepada NKRI yang sama-sama kita cintai dan banggakan saat ini,” imbuhnya.••
No comments:
Post a Comment
Kolom komentar untuk menanggapi hal-hal yang positif