"KLIK" KATA-KATA YANG BERWARNA DI AWALAN BERITA AGAR TERHUBUNG DENGAN TAUTAN BERITA ONLINE ■ "KLIK" BERANDA DIBAWAH JIKA INGIN BERITA PILIHAN LAIN ● DAN "KLIK" UNTUK PERBESAR GAMBAR DITAMPILAN MOBILE ☆☆☆☆

Wednesday, February 16, 2022

Bupati Meminta Petani di Kabupaten Semarang Lebih Produktif

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyerahkan secara simbolis bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada Gapoktan Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang. (Dok. jatengprov.go.id)

Bupati Kabupaten Semarang, 
Ngesti Nugraha telah resmi membuka Balai kelompok petani (Gapoktan) di Desa Candirejo, Tuntang, Selasa (15/2/2022) kemarin. Bupati berharap dari peresmian ini, kelompok Gapoktan berikutnya lebih 
meningkatkan kualitas.

DISAMPAIKAN dalam sambutannya, Ngesti Nugraha memberikan pesan dalam menambah kualitas juga perlu disertai dengan penggunaan mesin pertanian atau disebut Alsintan.

Meningkatkan kualitas tersebut, menurut Ngesti kelompok petani juga harus lebih produktif. Sehingga, kelompok petani di Kabupaten Semarang dalam kenaikan tingkat produktivitas juga mendapat hasil penjualan yang lebih baik.

"Saya minta kepada petani di Kabupaten Semarang untuk terus meningkatkan kualitasnya. Yaitu, dengan menggunakan alat mesin pertanian (Alsintan), sehingga tingkat produktivitas pertanian membaik," jelas Ngesti Nugraha melalui informasi di jatengprov.go.id, Rabu (16/02/2022) pagi.

BACA BERITANYA : 
Minta Petani Agar Lebih Produktif

Bupati menambahkan pertanian saat ini untuk menjadi contoh dari pekerjaan mulia. Kedepan, kelompok petani Kabupaten Semarang juga akan menggerakkan generasi millenial untuk menjadi petani modern.

"Saat ini di Kabupaten Semarang, rezeki utama adalah pertanian. Karena alasan ini, kami juga akan mendorong kaum muda untuk menjadi petani modern sehingga pertanian lebih maju," katanya.

Sementara itu, sehubungan dengan pembangunan balai pertanian serta bantuan Alsintan. Kepala Desa Candirejo, Tri Gunawan menjelaskan bahwa alokasi anggaran berada di bawah kewenangan keuangan Dana Desa (DD).

"Bantuan Alsintan dan pembangunan balai dilaksanakan dari Anggaran Dana Desa (DD). Bangunan Joglo ini, yang berukuran sekitar 9 kali 12 meter berdekatan dengan sawah dan di pinggir rawa pening," katanya 

BACA JUGA : 
Program PTSL di Kota Semarang 
Bakal Rampung di 2022

Kemudian, serah terima bantuan secara simbolis diterima oleh lima kelompok petani desa Candirejo. Tri Gunawan berharap bahwa dukungan dari pemerintah desa itu dapat mendukung pertanian regional.

Ismail Sholeh, sebagai pemimpin Gapoktan Candirejo menguraikan bahwa penerimaan bantuan termasuk bantuan lima alat pemotong rumput multifungsi dan dua unit mesin blower. Sementara lima alat penanaman padi masih dalam proses pengadaan. •••

No comments:

Post a Comment

Kolom komentar untuk menanggapi hal-hal yang positif

INSPIRATIF

Jelang Hari Jadi, Wali Kota Semarang Lebih Optimalkan Indeks Pembangunan Manusia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat Apel, Rabu (2/3/2022) pagi. (Dok. Kominfo Kota Semarang/kabarku.net) Ditengah pendemi awal maret 20...

TERPOPULER